COM Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar program edukasi kesehatan bertajuk SECITA (Sehat Dengan Cuci Tangan) di dua sekolah dasar di Kelurahan Lainungan. Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dengan teknik enam langkah sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit menular sejak usia dini. Program tersebut dilaksanakan di UPT SD Negeri 3 Lainungan pada Selasa (2872026) dan UPT SD Negeri 1 Lainungan pada Sabtu (182026). Kegiatan merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Unhas melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penanggung jawab program, Alvaro Imanuel Tenta, mengatakan sasaran kegiatan adalah siswa sekolah dasar karena usia tersebut merupakan masa yang tepat untuk membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa mengenai pentingnya mencuci tangan. Selanjutnya, mahasiswa memberikan penyuluhan secara interaktif mengenai manfaat mencuci tangan menggunakan sabun, berbagai penyakit yang dapat dicegah, serta waktu-waktu penting untuk mencuci tangan, seperti sebelum dan sesudah makan, setelah buang air besar (BAB) maupun buang air kecil (BAK), sebelum menyiapkan makanan, dan setelah memegang hewan atau benda yang kotor. Selain penyampaian materi, mahasiswa juga mendemonstrasikan enam langkah mencuci tangan yang benar dan mengajak seluruh siswa mempraktikkannya secara langsung. Setelah penyuluhan selesai, siswa mengikuti post-test untuk mengetahui peningkatan pemahaman setelah menerima materi. Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti demonstrasi, serta mempraktikkan teknik mencuci tangan dengan benar. Alvaro menjelaskan, kebiasaan mencuci tangan merupakan langkah sederhana yang memiliki manfaat besar dalam menjaga kesehatan. Melalui program SECITA, kami ingin menanamkan kebiasaan sederhana yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Dengan memahami kapan harus mencuci tangan dan bagaimana cara mencuci tangan yang benar, diharapkan siswa dapat melindungi dirinya dari berbagai penyakit serta menjadi contoh bagi keluarga dan teman-temannya untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, ujarnya. Kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari para siswa. Salah seorang siswa UPT SD Negeri 1 Lainungan mengaku senang mengikuti penyuluhan yang disampaikan dengan metode interaktif. Kegiatannya bagus dan kami jadi tahu cara cuci tangan yang benar, katanya. Melalui Program SECITA, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin berharap kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dapat diterapkan secara rutin oleh para siswa, baik di sekolah maupun di rumah. Mereka juga diharapkan menjadi pelopor dalam mengajak keluarga dan teman sebaya menerapkan PHBS sebagai langkah sederhana mencegah berbagai penyakit menular. Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya promotif dan preventif pencegahan penyakit, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui edukasi kesehatan kepada anak usia sekolah, serta SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui peningkatan kesadaran pentingnya kebersihan tangan sebagai bagian dari sanitasi dan perilaku hidup sehat. () Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai Simpan nama, email, dan situs web saya pada peramban ini untuk komentar saya berikutnya.
Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia terus berkembang dan beradaptasi dengan tuntutan zaman. Berbagai inovasi dan program baru terus diluncurkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Para pendidik dan tenaga kependidikan pun terus berupaya memberikan yang terbaik bagi generasi bangsa. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik. Peran serta masyarakat sangat penting dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di tanah air. Melalui kerja keras dan dedikasi, cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terwujud. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan bangsa. Oleh karena itu, semua pihak harus bahu membahu memajukan sektor pendidikan. Dengan pendidikan yang berkualitas, Indonesia akan mampu bersaing di kancah global. Mari kita bersama-sama mendukung program-program pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan. Generasi muda adalah harapan bangsa, dan pendidikan adalah kunci utama untuk mempersiapkan mereka. Dengan kurikulum yang tepat dan metode pembelajaran yang efektif, siswa dapat mengembangkan potensinya secara maksimal. Teknologi juga memainkan peran penting dalam modernisasi dunia pendidikan saat ini. Pemanfaatan digital dan internet membuka akses yang lebih luas terhadap sumber belajar. Guru-guru yang berdedikasi adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang membentuk karakter generasi penerus. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia terus berkembang dan beradaptasi dengan tuntutan zaman. Berbagai inovasi dan program baru terus diluncurkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Para pendidik dan tenaga kependidikan pun terus berupaya memberikan yang terbaik bagi generasi bangsa. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik. Peran serta masyarakat sangat penting dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di tanah air. Melalui kerja keras dan dedikasi, cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terwujud. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan bangsa.
Oleh karena itu, semua pihak harus bahu membahu memajukan sektor pendidikan. Dengan pendidikan yang berkualitas, Indonesia akan mampu bersaing di kancah global. Mari kita bersama-sama mendukung program-program pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan. Generasi muda adalah harapan bangsa, dan pendidikan adalah kunci utama untuk mempersiapkan mereka. Dengan kurikulum yang tepat dan metode pembelajaran yang efektif, siswa dapat mengembangkan potensinya secara maksimal. Teknologi juga memainkan peran penting dalam modernisasi dunia pendidikan saat ini. Pemanfaatan digital dan internet membuka akses yang lebih luas terhadap sumber belajar. Guru-guru yang berdedikasi adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang membentuk karakter generasi penerus. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan di Indonesia terus berkembang dan beradaptasi dengan tuntutan zaman. Berbagai inovasi dan program baru terus diluncurkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Para pendidik dan tenaga kependidikan pun terus berupaya memberikan yang terbaik bagi generasi bangsa. Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, kita dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik. Peran serta masyarakat sangat penting dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan di tanah air. Melalui kerja keras dan dedikasi, cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa dapat terwujud. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan masa depan bangsa. Oleh karena itu, semua pihak harus bahu membahu memajukan sektor pendidikan. Dengan pendidikan yang berkualitas, Indonesia akan mampu bersaing di kancah global. Mari kita bersama-sama mendukung program-program pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan. Generasi muda adalah harapan bangsa, dan pendidikan adalah kunci utama untuk mempersiapkan mereka. Dengan kurikulum yang tepat dan metode pembelajaran yang efektif, siswa dapat mengembangkan potensinya secara maksimal. Teknologi juga memainkan peran penting dalam modernisasi dunia pendidikan saat ini. Pemanfaatan digital dan internet membuka akses yang lebih luas terhadap sumber belajar. Guru-guru yang berdedikasi adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang membentuk karakter generasi penerus.
Artikel ini dikurasi dari sumber asli. Klik tombol di bawah untuk membaca versi lengkap.